Komisaris BUMD Pimpin Aksi Demo di Gedung DPRD Blora

BloraAktual, Blora Jateng - Komisaris BUMD Blora PT. Blora Patra Energi (BPE) Seno Margo Utomo bersama LSM Masyarakat Pengawas Keuangan Negara (MPKN) menggelar aksi di Gedung DPRD Blora, Kamis (23/4), aksi itu menyoroti agenda rutin kunjungan kerja (kunker) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). 

Dalam aksi tersebut, Seno bersama sejumlah peserta aksi diterima masuk dan bertemu Ketua DPRD Blora, Mustopa, di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung tertutup tanpa ada wartawan.

Usai pertemuan, Seno menyampaikan bahwa kunjungan kerja DPRD secara aturan sah, namun perlu dilakukan secara terukur. 

“Kunker legal, seperti honor Narsum. Cuma ngono Yo ngono cuma Ojo semono, Ojo ugal-ugalan (cuma begitu, begitu ya begitu, jangan segitu, jangan tanpa perhitungan),” ujar Seno di depan gedung DPRD Blora.

Ketua DPRD Blora Mustopa menyatakan siap melakukan evaluasi terhadap anggaran kunjungan kerja, serta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila anggaran dinilai besar. 

“kami akan mengevaluasi kebijakan kunker, termasuk keseluruhan kegiatan DPRD. Bulan April ini sudah ada Banmus-nya (Badan Musyawarah), apakah mereka mau evaluasi atau tidak,” ungkapnya.

Menurut Seno, kunjungan kerja harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, seperti mendorong investasi atau meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Entah itu dari sektor kawasan industri, entah dari isu migas,” ujarnya.

Ia juga meminta agar kegiatan kunjungan kerja dilakukan secara transparan dan terbuka kepada publik, termasuk adanya rincian kegiatan dan publikasi melalui media.

“Untuk apa, untuk mereka ikut memantau. Nanti kita tagih, bulan depan, kunker mereka seperti apa,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto menyatakan pihaknya menerima aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut dan akan melakukan evaluasi.

“Jadi tidak hanya jadwal dan kegiatan.Harus ada tema-tema kunjungan kerja,” katanya.

Ia menambahkan, pimpinan DPRD akan meminta Sekretariat Dewan untuk menyusun desain kegiatan kunjungan kerja secara lebih lengkap.

“Nanti kita minta kerangka dan desain yang lebih utuh. Tidak hanya judul kegiatan dan jadwal-nya saja, sehingga tema-tema yang sedang diperjuangkan oleh anggota DPRD,” tambahnya. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.