Musancab PDIP Blora, Kader Muda Mulai Di Libatkan
BloraAktual, Blora Jateng - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Blora menggelar musyawarah anak cabang, acara di helat dengan dekorasi menarik di GOR Mustika Blora, pada, Jumat, (22/5/2026).
Sedikit berbeda acara kepartaian yang biasa di gelar di hotel, PDIP Kabupaten Blora mulai menunjukkan solidnya dengan menggelar musyawarah anak-anak cabangnya secara bersamaan di sebuah gedung olahraga wilayah setempat. Ribuan kader PDIP dari berbagai wilayah kecamatan dan desa di Kabupaten Blora datang pada acara yang digelar mulai siang hari.
Sejumlah kader ini terdiri 885 orang dari kader ranting, dan 176 orang kader dari pengurus anak cabang. Ranting adalah pengurus di wilayah pedesaan dan administratif kelurahan, sedangkan anak cabang di wilayah administratif kecamatan.
"Di Provinsi Jawa Tengah, hanya di Kabupaten Blora yang penyelenggaran musyawarah anak cabangnya diselenggarakan secara megah di gedung olahraga terkemuka di Kabupaten Blora," kata Edy Wuryanto ketika berkesempatan memberikan pidatonya dalam rangkaian acara pembukaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) tersebut.
Dikatakannya jika PDIP adalah partai ideologis dan partai kader. Sehingga kaderisasi perlu berjalan dengan lancar dalam keorganisasian partai politik.
"PDIP ini partai kader. Saya mendapat tantangan dari DPP untuk memegang kaderisasi di Kabupaten Blora. Dengan kepemimpinan yang datang dari anak muda, Mas Andita ini bagaimana kaderisasi bisa berjalan dengan baik," terangnya.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Blora Andita Nugrahanto, dalam kesempatan rangkaian pembukaan musyawarah ini sempat melaporkan jumlah peserta musyawarah yang diikuti 295 pengurus ranting dan 16 pengurus anak cabang.
"Jumlah yang hadir dari KSB ranting-ranting dan pengurus anak cabang ada 1.061 peserta, terdiri 885 dari ranting dan 176 pengurus anak cabang," jelas Andita.
Sementara H.M. Dasum yang kini menjabat Wakil Ketua DPD Provinsi Jawa Tengah yang membuka musyawarah mengatakan dalam pidatonya, "30 persen (kepengurusan di masing-masing anak cabang dan ranting) dari kaum muda, 30 persen dari kaum perempuan, sisanya campuran dari tua-muda. Mengingat ke depan pemilih gen z terbesar maka penting melibatkan kaum muda memegang kepengurusan partai."
Usai rangkaian pembukaan, DPC memimpin musyawarah secara tertutup. Sementara di luar arena musyawarah disediakan menu makanan yang di sebar di 16 tenda yang dibagi per anak cabang dan rantingnya. Disebutkan Edy Wuryanto dalam pidatonya jika penyelenggaraan musyawarah anak cabang yang cukup ini berasal dari gotong royong kader.






















Tidak ada komentar