Rumah Warga Ngumbul Nyaris Ludes Terbakar, Gotong Royong Warga Berhasil Jinakkan Api
BloraAktual, Blora Jateng - Sebuah rumah milik Maryoto, warga RT 06 RW 01, Dukuh Ngumbul, Desa Ngumbul, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, nyaris ludes dilalap si jago merah, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Berkat kesigapan dan semangat gotong royong warga setempat, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum meluas dan menghanguskan seluruh bangunan rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Pantauan di lokasi kejadian, warga bahu-membahu memadamkan api menggunakan peralatan sederhana, seperti ember dan air dari sumur. Selain itu, warga juga berupaya memutus aliran api agar tidak merambat ke bagian bangunan lainnya.
Aksi cepat warga tersebut patut diapresiasi. Di tengah keterbatasan peralatan, kepedulian dan kerja sama masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kepala Desa Ngumbul, Suparji, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, mengatakan bahwa dirinya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah mendapat kabar tersebut, ia segera menghubungi petugas terkait untuk meminta bantuan.
“ Tadi saya ditelepon saat kejadian, sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian saya menghubungi Satpol PP Kecamatan, Babinsa, dan petugas pemadam kebakaran,” ungkap Suparji.
Menurutnya, berdasarkan keterangan warga, kebakaran diduga bermula dari sisa pembakaran sampah atau bediang yang tertiup angin hingga memicu munculnya api dan membakar bagian rumah.
“Alhamdulillah, sebelum Damkar datang, api sudah dapat diatasi berkat gotong royong warga dan anggota Babinsa,” ujarnya.
Suparji menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp50 juta.
“Perkiraan kerugian materiil kurang lebih Rp50 juta. Tidak ada korban jiwa,” imbuhnya.
Setelah tiba di lokasi, petugas pemadam kebakaran bersama warga melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah munculnya kembali titik api.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah maupun membuat perapian di sekitar rumah. Sisa pembakaran yang tidak benar-benar padam, terlebih saat angin bertiup kencang, berpotensi memicu kebakaran dan membahayakan lingkungan sekitar.
Kesigapan warga Ngumbul menunjukkan bahwa kepedulian dan semangat gotong royong masih menjadi kekuatan penting dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan masyarakat.





















Tidak ada komentar