Ribuan Petani Tebu Blora Gelar Aksi Damai Tagih Janji Giling di Depan Rumah Dinas Bupati
BloraAktual, Blora Jateng - Ribuan petani tebu padati alun-alun blora tagih janji giling 2026. Masa aksi tersebut tergabung dalam Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Blora, gelar aksi damai menagih janji operasional Pabrik Gula PT Gendhis Multi Manis (GMM) Bulog.
Sebelumnya, Kordinator aksi Wahyuningsih menggalang open donasi yang dilakukan sejak hari Minggu (29/3/2026) dan akan melakukan aksi di alun-alun pada hari Kamis (2/4/2026).
Dalam hal ini, Ketua APTRI Kabupaten Blora Sunoto dalam orasinya menyampaikan tiga tuntutan kepada Direktur Bulog pusat dan presiden untuk petani tebu Blora.
"Membenahi manajemen PGGM ( PT Gendhis Multi Manis) agar bisa oprasional kembali, agar adanya pergantian manajemen PGGM, manakala Dirut Bulog tidak bisa memaksimalkan PGGM agar bisa dijual ke PTPN (PT Perkebunan Nusantara) swasta atau 5 PT Sinergi Gula Nusantara (SGN)," katanya.
Dalam aksi ini, berkumpul sejumlah dua ribu masa, seratus sembilan puluh truk dan tiga Jonder (alat pertanian).
Sunoto menyampaikan, tiga tuntutan tersebut yang bisa memutuskan adalah Direktur Bulog Pusat dan presiden.
"Siapapun yang di tuntut tidak akan menyelesaikan masalah apabila dirut Bulog dan presiden tidak yang menyelesaikankan sendiri," jelasnya.
Lebih lanjut, Sunoto mengungkapkan, beberapa waktu lalu sebelumnya sudah ada pertemuan di tanggal 14 Januari dan akan diperbarui mesinnya apabila tuntutan kepada Dirut Bulog ke pemerintah disetujui.
Jika memang sudah tidak sanggup, tambah dia, lepaskan. "Sampai saat ini belum ada informasi. Petani butuhnya kejelasan dan penjelasan," tuturnya.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menegaskan, pihaknya berkomitmen melakukan pengamanan secara maksimal untuk mengawal jalannya aksi.
"Terkait tuntutan operasional PT GMM, kami sudah menerjunkan personel dari Polres dan Kodim beserta instansi terkait untuk mengamankan kelancaran agenda penyampaian aspirasi pagi hari ini," ujarnya.
Ia menambahkan, polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi aksi.
"Kami sudah lakukan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan selama aksi berlangsung," pungkasnya.






















Tidak ada komentar