Sembilan Pejabat Perebutkan Kursi Sekda Blora
BloraAktual, Blora Jateng - Sembilan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dinyatakan lolos seleksi administrasi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Blora 2026. Kesembilan pejabat tersebut selanjutnya akan mengikuti tahap lanjut uji kompetensi melalui metode Assessment Center.
‘’Hasil seleksi administrasi itu ditetapkan Panitia Seleksi Terbuka dan Kompetitif JPTP Sekda Blora melalui Pengumuman Nomor 06/PANSEL JPTP.BLA/IX/2026 tertanggal 21 September 2026. Silakan dilihat pengumumannya di website kami BKPSDM Blora,’’ jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembagan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Blora Heru Eko Wiyono, Senin (21/9/2026).
Pendaftaran dan penerimaan berkas kelengkapan persyaratan pengisian JPTP Sekda Blora sebelumnya berlangsung secara online 4-18 September 2026. Namun, tak ada pendaftar dari luar daerah.
Panitia seleksi (Pansel) diketuai Sumarno yang juga menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah. Pansel dalam pengumumannya menyebutkan, hingga batas akhir pendaftaran, terdapat sembilan berkas lamaran yang diterima melalui aplikasi ASN Karier BKN.
Setelah dilakukan verifikasi, penelitian, dan penilaian dokumen administrasi, seluruh pelamar dinyatakan memenuhi persyaratan dan lolos seleksi administrasi. ‘’Sebanyak sembilan pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi,’’ ungkap Heru Eko Wiyono.
Kesembilan pejabat tersebut yakni Kepala Dinas Kesehatan Daerah Blora Edi Widayat, Inspektur Daerah Blora Irfan Agustian Iswandaru, serta Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Blora Iwan Setiyarso.
Berikutnya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Blora Mohamad Toha Mustofa, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan Blora Ngaliman, serta Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora Pitoyo Trusingtyas Sarodjo.
Dua pejabat lainnya yakni Kepala Dinas Pendidikan Blora Sunaryo dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Blora Yayuk Windrati. Satu-satunya pelamar dari posisi sekretaris perangkat daerah adalah Susi Widorini yang saat ini menjabat Sekretaris BPPKAD Blora.
Uji Kompetensi di Jakarta
Heru Eko Wiyono menyebutkan, setelah lolos administrasi, sembilan pelamar diwajibkan mengikuti uji kompetensi melalui metode Assessment Center.
Tahapan ini semula dijadwalkan pada 28-29 September 2026. Namun, panitia mengubah jadwal pelaksanaan menjadi Kamis-Jumat, 24-25 September 2026. Uji kompetensi digelar mulai pukul 07.30 WIB sampai selesai di Gedung TNCC Lantai 10 Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No. 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Perubahan jadwal dilakukan karena jadwal sebelumnya bersamaan dengan pelaksanaan sertifikasi kompetensi pada Biro Binkar SSDM Polri. Panitia menegaskan, pelamar yang tidak hadir sesuai waktu yang telah ditentukan dianggap mengundurkan diri dan dinyatakan gugur.
Seleksi terbuka dan kompetitif tersebut masih akan melalui sejumlah tahapan. Berdasarkan jadwal awal yang diumumkan panitia, setelah uji kompetensi terdapat pengumuman hasil Assessment Center, penulisan uji gagasan/makalah, serta presentasi dan penilaian makalah sekaligus wawancara.
Hasil akhir seleksi dijadwalkan ditetapkan dan disampaikan kepada Bupati Blora selaku Pejabat Pembina Kepegawaian pada 11 Oktober 2026.
Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah dan permohonan rekomendasi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 26 Oktober 2026, sedangkan pelantikan Sekda Blora direncanakan pada 28 Oktober 2026 dengan catatan jadwal tersebut masih tentatif.
‘’Jadwal waktu sejumlah tahapan seleksi masih tentatif karena adakalanya harus menunggu proses administrasi setiap tahapan selesai,’’ kata Heru Eko Wiyono.
Seleksi terbuka JPTP Sekda Blora digelar seiring lowongnya jabatan sekda Blora pasca sekda lama Komang Gede Irawadi pensiun per 1 Agustus 2026. Untuk mengisi kekosongan tersebut ditunjuk Penjabat (Pj) Sekda Blora yang dipercayakan kepada Dasiran yang juga Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Daerah Kabupaten Blora.
Masa tugas Pj Sekda selama tiga bulan sambil menunggu proses seleksi terbuka untuk pengisian JPTP Sekda.
Namun, Dasiran dan sejumlah pejabat Pemkab Blora lainnya seperti Kiswoyo (Kepada Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM), Heru Eko Wiyono (Kepala BKPSDM), Istadi Rusmanto (Kepala Dinas Lingkungan Hidup) terganjal tidak bisa ikut mendaftar seleksi terbuka JPTP Sekda karena usianya sudah melebihi ketentuan.
Berdasarkan persyaratan, pendaftar setinggi-tingginya pada saat pelantikan kelak berusia 56 tahun untuk calon yang sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya; dan berusia 58 tahun untuk calon yang sedang atau pernah menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama sepanjang yang bersangkutan menyatakan kesediaan untuk tidak mengajukan permohonan masa persiapan pensiun (MPP) ketika diangkat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Blora.





















Tidak ada komentar